Thursday , 27 November 2014
You are here: Home » Sekitar Kita » Mengenal Ragi, Bahan Pengembang Roti

Mengenal Ragi, Bahan Pengembang Roti

Ragi adalah bahan yang membuat roti bisa mengembang dan terlihat menarik!

Ragi adalah bahan yang membuat roti bisa mengembang dan terlihat menarik!

SainsMe - Kamu suka makan roti? Makanan yang satu ini memang sudah kita kenal sejak lama. Roti juga sering dijadikan sebagai bahan makanan pokok di negara lain. Bahkan beberapa orang di Indonesia pun menjadikannya bahan makanan pokok. Salah satu yang khas dari sebuah roti adalah teksturnya yang lembut dan mengembang. Bagaimana ya roti bisa mengembang? Berterimakasihlah pada bahan bernama ragi yang berhasil membuat berbagai jenis roti dapat mengembang.

Sebenarnya apa sih ragi itu? Ragi sesungguhnya adalah sejenis makhluk hidup bersel satu, atau biasa disebut mikroorganisme. Ragi termasuk dalam golongan fungi, satu golongan dengan jamur. Ragi biasa kita temui dalam bentuk cair atau butiran. Hmm, bagaimana bisa ya ragi yang berupa organisme itu berubah menjadi bentuk cair atau butiran? Jangan salah dulu. Sebenarnya yang berbentuk cair atau butiran itu hanyalah media yang digunakan untuk mengembangbiakkan ragi.

Lalu bagaimana ragi bisa membuat roti mengembang? Begini, seperti makhluk hidup lainnya, ragi juga melakukan respirasi. Respirasi yang dilakukan oleh ragi ini mengubah oksigen dan gula (glukosa) dari tepung menjadi karbondioksida, air, dan energi. Namun respirasi ini tentu hanya dapat terjadi di lingkungan yang punya oksigen. Bagaimana dengan ragi di lingkungan yang tidak ada oksigen? Jika tidak ada oksigen, ragi akan melakukan fermentasi. Fermentasi ini akan mengubah glukosa menjadi karbondioksida dan alkohol (umumnya ethanol). Inilah yang terjadi pada roti. Dalam pemanggangan roti, alkohol yang dihasilkan oleh ragi ini menguap, sedangkan karbondioksida tetap terperangkap di dalam adonan roti. Karbondioksida yang terperangkap inilah yang menjadikan roti mengembang.

Ragi tidak hanya digunakan dalam pembuatan roti saja. Dalam pembuatan minuman beralkohol seperti bir atau wine, ragi digunakan untuk membantu proses fermentasi bahan baku pembuat minuman tersebut. Ragi juga digunakan dalam pembuatan salah satu makanan khas Indonesia, yaitu tempe. Dalam pembuatan tempe, ragi digunakan untuk fermentasi kapang (sejenis jamur berbentuk benang-benang/filamen) sehingga dapat tumbuh dan menyambungkan kedelai-kedelai yang digunakan untuk membuat tempe tersebut.

 

Penulis: Robertus Sonny

Mahasiswa IT yang senang berkarya dan berkreasi. Mencintai iptek, musik, riset, dan jurnalistik. Seorang pekerja keras, tetapi juga suka jalan-jalan
Komentar
Scroll To Top