Saturday , 1 November 2014
You are here: Home » Teknologi » Sejarah USB

Sejarah USB

Konektor USB

Konektor USB

Sains.me - Siapa yang tidak tahu USB? Konektor yang kerap sekali kita gunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari charging ponsel, koneksi printer, modem hingga hard-disk eksternal. Saat ini kecepatan transfer data si USB ini sangat tinggi hingga mencapai satuan gigabit per detik. Namun adakah yang tahu kapan teknologi keren ini pertama kali dipakai?

Well, USB atau Universal Serial Bus adalah buah dari kerjasama tujuh perusahaan teknologi besar yang dimulai pada tahun 1994. Ketujuh perusahaan tersebut adalah Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft, NEC dan Nortel. Tujuan dasarnya waktu itu adalah membuat sebuah teknologi yang akan menggantikan berbagai macam konektor yang ada di belakang PC kita dan menghubungkannya dengan perangkat luar. Yap, diharapkan nantinya ada satu konektor yang bisa mengakomodir berbagai keperluan tersebut.

Hingga akhirnya USB generasi pertama (1.0) diperkenalkan pada Januari tahun 1996 dengan nama “Full Speed” dan memiliki kecepatan transfer data maksimal 12 megabit per detik.

Empat tahun kemudian (April 2000) muncullah USB generasi 2.0 yang diberi nama “High Speed”. USB jenis baru ini mengalami peningkatan kecepatan transfer data yang cukup signifikan dibanding pendahulunya, yakni mencapai 480 megabit per detik.

Logo USB 2.0

Logo USB 2.0

Hingga akhirnya pada bulan November tahun 2008 spesifikasi USB generasi ketiga mulai dipublikasikan dan secara resmi USB 3.0 dengan nama “Super Speed” diperkenalkan pada bulan Januari 2010. Misi utama dari USB generasi ini adalah untuk mendapatkan kecepatan transfer data yang tinggi dan mengurangi konsumsi daya. USB 3.0 memiliki kecepatan transfer data maksimal hingga 5 gigabit per detik!

Logo USB 3.0

Logo USB 3.0

Yang unik dari USB 3.0 adalah meskipun memiliki bentuk port yang sedikit berbeda dari USB 1.0 atau 2.0, namun port generasi ketiga ini memiliki backwards compatibility dengan USB generasi sebelumnya. Artinya, port USB 3.0 bisa digunakan oleh konektor milik USB 2.0.

Penulis: Andika Kurniantoro

Sehari-hari bekerja sebagai tenaga IT dan content strategist. Gemar minum teh, menulis dan membaca novel.
Komentar
Scroll To Top