Alasan Darah Serangga Tidak Berwarna Merah

Mengapa darah serangga tidak berwarna merah seperti punya manusia?
Mengapa darah serangga tidak berwarna merah seperti punya manusia?

SainsMe – Perbedaan utama antara darah serangga dan darah manusia yang merupakan vertebrata adalah sel darah merah. Manusia dan hewan vertebrata lainnya memiliki darah yang mengandung sel darah merah sedangkan serangga dan invertebrata lainnya memiliki hemolymph, yaitu cairan heterogen yang membasahi semua jaringan internal tubuh mereka. Hemolymph yang beredar dalam tubuh serangga tersebut berasal dari jantung yang terus memompa. Hemolymph sebagian besar berupa air yang mengandung ion, karbohidrat, lipid, gliserol, asam amino, hormon, pigmen bahkan mengandung beberapa sel. Pigmen dalam hemolymph ini yang memberi warna pada serangga sehingga terlihat kuning atau hijau.

Berbeda dengan sistem peredaran darah tertutup pada vertebrata, serangga memiliki sistem peredaran darah terbuka yang tidak membutuhkan pembuluh arteri dan vena. Dengan demikian, Hemolymph mengalir bebas di seluruh tubuh mereka, melumasi seluruh jaringan tubuh dan mengangkut nutrisi serta membuang kotoran. Sistem pernapasan juga menjadi pembeda, jika pada vertebrata oksigen dibawa darah menuju seluruh tubuh sedangkan serangga memiliki cara bernafas melalui tabung trachea yang mengirimkan udara keseluruh tubuh dengan cara lain.

Nah, kalau kamu memukul lalat lalu ia tampak berdarah berwarna merah, kamu jangan menyimpulkan itu adalah darahnya, karena warna merah  itu merupakan pigmen dari bagian tubuhnya yang lain, yaitu mata.

Related Post

Berkenalan dengan Gurita, Invertebrata Terpintar Ternyata pusat koordinasi tubuh gurita ada pada setiap tentakel atau sungut...