Bagaimana Jagung bisa Menghasilkan Gula?

Bagaimana prosesnya jagung menghasilkan gula?
Bagaimana prosesnya jagung menghasilkan gula?

SainsMe – Pernah mendengar istilah gula jagung? Mungkin kamu pernah mendengarnya saat akan membeli pemanis yang rendah kalori. Atau kamu juga pernah membacanya di label berbagai sirup atau makanan yang sangat manis. Hmm, apakah benar pemanis tersebut terbuat dari jagung? Memang sih, ada jenis jagung yang manis, tetapi rasa manisnya tidaklah semanis gula. Lalu dari mana datangnya rasa manis dari jagung tersebut sampai bisa dibuat gula?

Memang, kandungan gula dalam jagung itu sedikit. Tetapi jagung memiliki banyak kandungan bahan yang memiliki kekerabatan dengan gula. Bahan tersebut tak lain adalah pati. Ya, jagung memiliki kandungan pati yang cukup banyak di tiap biji jagungnya. Pada sebiji jagung, selain pati terdapat juga kandungan gula, selulosa yang menjadi kulitnya, dan tentunya sedikit air.

Tapi bagaimana bisa pati dikatakan dekat dengan gula? Keduanya memang sama-sama termasuk karbohidrat. Bedanya, gula adalah karbohidrat sederhana, dan pati adalah karbohidrat yang kompleks. Sebagai karbohidrat kompleks, pati sebenarnya memiliki molekul yang tersusun dari molekul-molekul karbohidrat sederhana. Molekul yang lebih sederhana itu tak lain adalah gula. Jadi, sebuah molekul pati tersebut melalui reaksi kimia tertentu dapat menjadi molekul-molekul gula yang lebih sederhana itu.

Sekedar informasi, jenis dari molekul gula sendiri bermacam-macam. Jenis molekul gula yang terdapat dalam gula tebu biasa adalah sukrosa. Sedangkan jenis molekul gula yang terurai dari pati jagung tersebut adalah glukosa, dan kadang dapat terbentuk pula molekul maltosa. Glukosa dan maltosa ini memang memiliki tingkat kemanisan di bawah sukrosa, hanya sekitar 48-60 persen dari sukrosa. Akan tetapi, molekul glukosa tersebut dapat dimodifikasi sehingga menghasilkan molekul gula lain yang bernama fruktosa. Molekul fruktosa ini lebih manis daripada sukrosa. Gula hasil modifikasi ini biasanya digunakan untuk bahan pemanis makanan yang membutuhkan rasa sangat manis, seperti jelly atau selai. Selain dari tingkat kemanisannya, masing-masing molekul gula tersebut memiliki rasa manis yang khas. Jadi, jangan kaget jika gula jagung rasanya berbeda dari gula tebu.

Related Post

Mengapa Karet Lentur? Karet adalah benda yang sudah sangat sering kita jumpai dalam kehidupan kit...
Berkenalan dengan Karamelisasi Kamu mengenal teknik karamelisasi sebagai teknik mencoklatkan suatu bahan m...
Mengapa Menggunakan Hembusan Udara Panas untuk Pengerin... Kebanyakan alat pengering menggunakan hembusan udara panas sebagai sarana p...
Sekelumit Tentang Nol Mutlak: Absolute Zero Pernah dengan tentang absolute zero? Apa itu sebuah bilangan, atau sebuah k...
Mengapa Kita Jadi Mengantuk Setelah Makan? Banyak orang mengeluhkan merasa mengantuk setelah makan. apakah kamu juga p...
Rahasia Peralatan Masak Anti Lengket Beruntunglah saat ini banyak peralatan masak yang anti lengket. Masak apapu...
Mengapa Meniup Makanan dan Minuman Panas bisa Membuatny... Bagi sebagian orang, meniup makanan atau minuman dinilai jorok atau tidak s...