Beda Baking Powder dengan Baking Soda

Adakah yang tahu beda baking powder dengan baking soda?
Adakah yang tahu beda baking powder dengan baking soda?

SainsMe – Di artikel sebelumnya, kamu sudah mengenal salah satu bahan pengembang adonan roti, yaitu ragi. Selain ragi, sebenarnya ada juga bahan pengembang lain yang sering digunakan dalam roti. Salah satunya adalah baking powder. Errrrr baking powder atau baking soda? Samakah kedua bahan itu?

Ternyata, baking powder dan baking soda adalah dua bahan yang berbeda! Bagaimana bedanya? Mengapa bisa ada dua jenis bahan yang nama dan kegunaannya hampir mirip?

Begini, baking soda adalah bahan pengembang yang hanya mengandung soda murni. Orang-orang ahli kimia biasa menyebutnya dengan sebutan natrium bikarbonat. Baking soda tersebut bersifat basa murni. Sedangkan baking powder adalah natrium bikarbonat yang dicampur dengan zat lain yang bersifat sedikit asam.

Semakin bingung mengapa ada yang basa murni dan ada yang dicampur dengan asam? Mungkin penjelasan bagaimana kedua bahan tersebut bisa mengembangkan adonan roti akan membantumu memahaminya.

Seperti halnya ragi, baik baking powder maupun baking soda mengembangkan adonan roti dengan menghasilkan gas karbondioksida yang terperangkap dalam adonan tersebut. Bedanya, baking soda dan baking powder menghasilkan gas karbondioksida saat natrium bikarbonat yang bersifat basa bereaksi dengan bahan cair lain yang bersifat asam.

Lalu mengapa harus ada dua bahan yang berbeda seperti itu? Hmm, jadi ada beberapa adonan roti yang sudah mengandung bahan yang bersifat asam, misalnya buttermilk atau sour cream.

Untuk adonan roti seperti itu, soda murni sudah dapat bereaksi dengan adonan tersebut. Maka dari itu, adonan yang sudah mengandung bahan yang bersifat asam bisa langsung ditambahkan baking soda untuk mengembangkannya. Tetapi tidak semua adonan mengandung bahan yang bersifat asam.

Nah, untuk adonan semacam itu, digunakanlah baking powder. Campuran bahan yang sedikit asam di dalam baking powder lah yang nantinya akan bereaksi dengan natrium bikarbonat seketika setelah dicairkan sehingga dapat menghasilkan gas karbondioksida.

 

Related Post

Pemicu Munculnya Aroma Khas Sehabis Hujan Ada yang suka dengan aroma yang ditinggalkan sehabis hujan? Bagaimana ya ki...
Mengenal MSG dan Bahayanya bagi Tubuh MSG atau yang sering disebut penyedap rasa, vetsin, atau micin itu saat ini...
Garam, Mematikan untuk Siput tapi tidak untuk Ular! Mengapa ya siput bisa mati saat ditaburi garam? Ternyata hal ini berkaitan ...
Begini Cara Sabun Mengangkat Kotoran Sabun sering kamu gunakan untuk membersihkan berbagai benda. Mulai dari pak...
Bagaimana Semen Bisa Merekatkan Batu Bata? Semen itu sendiri sebenarnya merupakan gabungan dari dikalsium silikat dan ...
Ini dia Wanita Pertama Penerima Nobel Pada awal penghargaan nobel bergulir, penerima penghargaan ini didominasi o...
Menguak Warna-Warni Nyala Api Jika kita menggunakan kompor gas, biasanya api yang muncul berwarna biru. N...