Berkenalan dengan Karamelisasi

Karamelisasi pada dasarnya adalah proses memanasi gula hingga menjadi karamel.
Karamelisasi pada dasarnya adalah proses memanasi gula hingga menjadi karamel.

SainsMe – Beberapa jenis makanan diolah dengan teknik khusus yang bernama karamelisasi. Kamu yang sering dan senang memasak pasti sudah sangat familiar dengan teknik karamelisasi ini. Kamu mengenal teknik karamelisasi sebagai teknik mencoklatkan suatu bahan makanan dan membuatnya menjadi manis. Hmm, benarkah begitu? Apakah mencoklatkan suatu bahan makanan tertentu bisa disebut sebagai karamelisasi?

Sebenarnya, karamelisasi adalah sebutan bagi proses mencoklatkan suatu bahan makanan yang mengandung gula. Ya, hanya gula. Jika kamu memanaskan gula sampai suhu yang sangat tinggi, gula itu akan berubah menjadi cairan bening. Jika dipanaskan terus, lama kelamaan gula tersebut menjadi berwarna kuning, kemudian kecokelatan, hingga dengan cepat berubah warna menjadi benar-benar cokelat. Proses inilah yang dinamai karamelisasi. Dan hasilnya yang memiliki aroma dan rasa yang khas itu sering dikenal sebagai karamel.

Apa yang sesungguhnya terjadi pada si gula hingga ia bisa berubah menjadi kecokelatan seperti itu? Saat dipanaskan, molekul-molekul gula lama kelamaan akan membentuk suatu molekul yang lebih besar lagi. Dalam bahasa kimia, molekul besar hasil bentukan dari molekul-molekul gula yang lebih kecil itu disebut polimer. Polimer itulah yang memberikan warna kecokelatan dan rasa yang khas (meskipun agak pahit) saat gula terus dipanaskan.

Lalu, bagaimana jika suatu makanan mengandung gula dan protein? Mengapa jenis bahan makanan tersebut tetap bisa dibuat kecokelatan? Ya, memang bisa, tetapi reaksinya berbeda dari bahan makanan yang hanya mengandung gula saja. Pada bahan makanan yang mengandung gula dan protein (misalnya bawang merah, roti, atau daging), saat dipanaskan lama-lama sebagian molekul gula akan bereaksi dengan molekul nitrogen yang terdapat pada protein (atau biasa disebut gugus amino). Reaksi inilah dan juga reaksi dengan bahan kimia lainnya yang sampai saat ini belum teridentifikasi, yang menyebabkan bahan makanan yang mengandung gula dan protein juga dapat dicokelatkan. Ngomong-ngomong, apakah proses pencokelatan bahan tersebut juga karamelisasi? Bukan. Pencokelatan bahan makanan yang mengandung gula dan protein disebut reaksi Mallard.

Related Post

Mengapa Meniup Makanan dan Minuman Panas bisa Membuatny... Bagi sebagian orang, meniup makanan atau minuman dinilai jorok atau tidak s...
Mengapa Cokelat Putih Tetap disebut Cokelat? Cokelat ini sama sekali tidak berwarna cokelat dan berasa seperti cokelat, ...
Misteri Dibalik Sengatan Ubur-Ubur Banyak orang yang takut memegang atau menemui ubur-ubur. Mengapa demikian? ...
Mengenal Cara Kerja Silika Gel, Si Penyerap Lembab Silika gel sangat berpori dan dapat menyerap kelembaban di sekitarnya sehin...
Apakah Kompas masih dapat digunakan di Dalam Tanah? Kompas mempermudah kita untuk menentukan arah dimana pun kita berada. Menga...
Dibalik Suara yang Kita Dengar Pernahkah kamu berpikir sebenarnya apakah suara itu? Bagaimana suara bisa t...
Pusing dan Mual Setelah Berputar-Putar? Ini Sebabnya! Suka pusing dan mau muntah setelah berputar-putar? Simak di sini penyebabny...