Inilah Waktu Terbaik untuk Mengisi Bahan Bakar

Kapan sih waktu paling baik mengisi bahan bakar?
Kapan sih waktu paling baik mengisi bahan bakar?

SainsMe – Tahukah kamu kapan waktu terbaik untuk mengisi bahan bakar untuk kendaraan kita? Mungkin kamu berpikir kapanpun membeli bahan bakar kendaraan sama saja.

Ternyata tidak begitu. Membeli bahan bakar kendaraan yang berupa bensin atau solar dengan berbagai macam jenisnya, premium, pertamax, atau lainnya dapat dicari waktu terbaiknya. Penasaran? Yuk, simak penjelasan di bawah ini.

Waktu terbaik membeli bahan bakar kendaraan adalah pagi buta atau lewat tengah malam, tepatnya pukul 02.30 pagi karena pada saat itu tidak ada lagi panas yang tersimpan dalam tanah.

Pada pagi buta, kondisi bahan bakar lebih bersih dibanding pada waktu-waktu lainnya. Kondisi bahan bakar juga dapat mempengaruhi kondisi mesin. Dengan kualitas bahan bakar yang bersih, mesin kita akan lebih awet daripada jika kita menggunakan bahan bakar yang kotor.

Sebaiknya hindari membeli bahan bakar pada waktu matahari sedang terik-teriknya karena pada saat tersebut suhu bumi meningkat. Akibat panas dari matahari, terjadi aliran konveksi pada deposit bahan bakar di dalam tangki penyimpanannya.

Masih ingat, kan, tentang konduksi, konveksi, dan radiasi panas di pelajaran IPA dulu? Ya, konveksi disini adalah perpindahan panas melalui zat cair, dalam hal ini zat cairnya bensin atau solar.

Bisa kamu bayangkan perpindahan panas ini seperti air mendidih dalam panci. Jika dalam air itu terdapat zat padat atau suatu endapan, maka endapan-endapan itu akan melayang-layang dan berputar-putar mengikuti perputaran panas dalam panci.

Dalam bensin juga terdapat endapan-endapan seperti itu. Jika kita membelinya pada siang hari, kotoran-kotoran yang mengendap itu kemungkinan besar akan ikut tersedot mesin pengisi BBM. Endapan-endapan ini dapat mengotori karburasi kendaraan kita.

Sebaiknya hindari juga membeli bahan bakar saat SPBU sedang melakukan pengisian deposit. Hal yang sama juga terjadi saat pengisian deposit bahan bakar di SPBU.

Ini seperti ketika kita menuangkan air teh ke dalam gelas yang telah berisi. Ampas teh yang tadinya diam di bawah akan naik melayang-layang. Jika saat itu kita membeli bensin, maka endapan-endapan dalam tangki penyimpanan juga akan tersedot mesin pengisi BBM.

Selain alasan tadi, ada untungnya juga jika kita membeli bahan bakar saat suhu rendah karena pada suhu dingin, tingkat densitas bahan bakar akan lebih tinggi.

Densitas adalah kerapatan atau kepadatan suatu zat. Jika kita membeli bahan bakar pada siang hari, bahan bakar dalam kondisi memuai akibat panas, artinya kerapatan atau densitasnya rendah.

Dengan membelinya pada suhu dingin, kita mendapat volume yang lebih besar dibanding jika kita membelinya pada waktu suhu panas karena bahan bakar yang kita beli akan memuai pada suhu panas.

Related Post

Misteri Zombie, Benarkah Sungguhan Ada? Sama seperti hantu atau vampir, zombie sering dianggap sebagai karakter kha...
Inilah Planet Tercepat di Alam Semesta Setiap planet di alam semesta ini memiliki karakteristik tersendiri, termas...
Ini Dia Jenis Makanan yang Sebaiknya Dijauhkan dari Alu... Tahukah kamu, bahwa ada beberapa jenis makanan yang tidak bisa akur dengan ...
Mengenal Cara Kerja Silika Gel, Si Penyerap Lembab Silika gel sangat berpori dan dapat menyerap kelembaban di sekitarnya sehin...
Filosofi Warna Lampu Lalu Lintas Traffic light atau yang biasa kita sebut lampu lalu lintas di persimpangan ...
Mengapa Menelan Ludah Sendiri Tidak Bisa Hilangkan Haus... Menelan ludah sendiri, sebanyak apapun, rasanya tak bisa menghilangkan haus...
#TanyaSains: Mengapa Bahasa Internasional Menggunakan B... Mengapa bahasa nasional menggunakan Bahsasa Inggris?