Kisah Terbentuknya Sel Kanker

Kanker
[ilustrasi] Yuk, mengenal sel kanker (Gambar: pixabay.com)
SainsMe – Kanker. Penyakit yang sudah lama menjadi momok menakutkan bagi semua orang. Rasanya tidak ada orang yang mendapat jaminan 100% akan terbebas dari kanker. Tua, muda, kaya, miskin, semua bisa saja terkena.

Untuk bisa mengurangi risiko kanker, ada baiknya kita tahu apa sebenarnya sel kanker itu dan bagaimana ia bisa membuat banyak manusia terbunuh.

Sel pembentuk tubuh kita

Seperti yang kita tahu, tubuh manusia (dan semua makhluk hidup) tersusun dari sel. Jutaan sel menyusun tubuh kita. Ada sel pembentuk tangan, kaki, mata, jantung, darah, urat, otak, dan seterusnya. Masing-masing sel punya tugas dan karakteristik masing-masing. Misal, sel otak tidak sama karakternya dengan sel rambut.

Ada hormon-hormon yang mengatur pertumbuhan sel ini. Sel darah merah misalnya, hanya akan mereproduksi diri hingga pada jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh. Jika sudah cukup, tentu ia akan berhenti mereproduksi. Sebab jika tidak malah akan berbahaya kan? Begitu juga dengan sel yang lain. Sel di tangan kita juga diperintahkan untuk tumbuh sampai pada ukuran tertentu, dan kemudian berhenti.

Nah, semua sel pada akhirnya akan mati. Tentu saja, sel yang mati tadi akan terbuang dengan sendirinya dan tubuh akan menggantinya dengan sel-sel baru. Itulah mengapa kita tetap bisa hidup, kulit kita tetap sehat jantung kita tidak lelah berdetak terus sejak dalam kandungan ibu hingga tua nanti.

Sel normal berubah menjadi sel kanker

Sel kanker pada dasarnya adalah sel normal yang mengalami kelainan. Karena suatu hal, sistem pusat tubuh kita kehilangan kontrol atas sel tersebut.

Akibatnya, pertumbuhannya menjadi tidak terkendali. Disaat seharusnya ia berhenti tumbuh, sel ini malah terus-menerus bereproduksi. Beberapa sel kanker akan menggumpal dan membentuk tumor, pada umumnya berbentuk benjolan. Ya, benjolan tumor ini terjadi akibat sel yang seharusnya berhenti tumbuh tapi justru malah tumbuh terus.

Sialnya, sel kanker ini juga memakan nutrisi yang lebih banyak dan ‘merampas’ nutrisi yang seharusnya untuk sel-sel yang normal. Akibatnya, sel kanker ini mendesak dan membahayakan sel-sel normal di sekitarnya.

Sel kanker juga bisa terus berkembang dan menyebar, hingga akhirnya mengambil alih tubuhmu. Bayangkan jika nutrisi dari makanan yang kita konsumsi tidak bisa diserap maksimal oleh sel-sel yang membutuhkan, tapi justru dipakai untuk pertumbuhan sel kanker itu. Ngeri ya!

Percaya atau tidak, tidak ada orang yang tahu pasti apa penyebab sebenarnya sel normal berubah menjadi sel kanker ini. Semua masih berupa kemungkinan. Beberapa penyebab utama seperti merokok, alkohol, paparan sinar ultraviolet, radiasi gelombang tertentu, faktor keturunan, dan lain-lain itu hanyalah faktor yang mempertinggi risiko, bukan faktor pasti.

Wah, sudah terlalu panjang ya artikelnya. Setelah mengetahui sekelumit tentang sel kanker, kita akan sambung di artikel berikutnya tentang bagaimana usaha orang untuk menyembuhkan penyakit ini. Yuk, simak di sini!

Related Post

#TanyaSains: Apa Bahaya dan Manfaat Minum Kopi? Dear SainsMe, Saya ini pecandu berat kopi. Adakah batasan atau bahaya minum...
Mengenal MSG dan Bahayanya bagi Tubuh MSG atau yang sering disebut penyedap rasa, vetsin, atau micin itu saat ini...
Hasil Studi: Orang Kesepian Lebih Mudah Terserang Penya... Relawan dengan kehidupan sosial yang kurang baik memproduksi antibodi denga...
Bagaimana Kembar Siam dapat Terjadi? Pasti kalian tidak asing dengan istilah kembar siam. Kembar siam adalah jen...
Telapak Tangan Keringetan? Ini Penyebabnya Banyak yang bilang saat telapak tangan berkeringat itu tandanya ada ganggua...
#TanyaSains: Mengapa ya Perut Keroncongan Kalau Sedang ... Saya ada petanyaan nih. Mengapa ya perut kita bersuara ketika sedang lapar?...
#TanyaSains: Darimana Datangnya Kotoran Telinga? Dear Admin, Saya mau tanya, dari mana sih datangnya kotoran telinga? Berasa...