Makin Berkeringat, Makin Cepat Kurus? Ah Mitos!

Berkeringat
Makin banyak keringatnya bisa bikin makin cepat kurus? Ah kata siapa? (Gambar: Pixabay.com)

SainsMe – Kalian yang baru saja memulai aktifitas olah raga tentu saja senang sekali ketika berkeringat dalam jumlah yang banyak.

Yes, bisa makin cepat turun nih berat badan!”

Tapi apakah benar keringat yang banyak adalah indikator banyaknya kalori yang terbakar, dan berakhir dengan turunnya berat badan? Eits, jangan keburu senang dulu.

Semua orang setuju bahwa kegendutan seseorang bisa terjadi apabila jumlah kalori yang masuk adalah lebih besar dibandingkan jumlah kalori yang bisa dibakar oleh tubuh.

Jadinya kalori yang tidak bisa terbakar tadi menumpuk menjadi cadangan makanan, dan cadangan itulah yang membuat perut kita buncit berlipat. Nah lo!

Sedangkan keringat, seperti yang sudah pernah kita bahas pada artikel sebelumnya, yakni adalah sarana tubuh untuk menyeimbangkan suhu tubuh.

Saat berolah raga, suhu tubuh akan meningkat dan keringat adalah respon alami tubuh untuk mendinginkan kembali suhu tubuh yang meningkat itu. Dan keringat ini wujudnya adalah air, jadi tidak ada hubungannya dengan kalori!

Sekarang begini deh, di pagi hari yang dingin, kita perlu jogging selama 20 menit dengan konstan untuk bisa berkeringat.

Namun saat siang hari yang panas, mungkin hanya dengan berlari satu menit saja tubuh kita sudah basah oleh keringat. Nah, secara logika, tidak mungkin kalori yang terbakar selama berlari satu menit di siang hari setara dengan aktifitas jogging kita selama 20 menit di pagi hari. Iya kan?

Namun tentu saja aktifitas fisik sangat berpengaruh terhadap pambakaran kalori.

Sederhananya, aktifitas fisik itu sarana untuk membakar kalori dari makanan yang kita konsumsi. Masalah aktifitas kita menghasilkan keringat atau tidak, itu perkara lain.

Maka dari itu, alangkah baiknya mulai sekarang kita perbanyak aktifitas fisik. Terlebih jika memang kita sulit mengendalikan pola makan dan makanan apa saja yang kita konsumsi. Mulai saja dari perubahan-perubahan kecil.

Misal, di kantor jika ingin naik dan turun satu atau dua lantai saja usahakan pakai tangga, tidak perlu pakai lift. Kerjakan pekerjaan rumah, seperti menyapu halaman, mengepel, membersihkan kamar mandi secara rutin. Dan banyak hal lain yang bisa dilakukan.

Nah, semoga setelah membaca artikel ini kita semakin peduli dengan kesehatan dan menjaga pola makan serta aktifitas kita sehari-hari.

Related Post

Awas, Bahaya Anoreksia Mengintai! Kurang percaya diri karena berat badanmu? Boleh-boleh saja diet ketat supay...
Bagaimana Mengatasi Tidur Ngorok? Dengkuran adalah suara yang dikeluarkan seseorang yang sedang tidur dan pad...
#TanyaSains: Mengapa Anggota Tubuh Mengeluarkan Bunyi G... Mengapa punggung, leher, dan jari manusia bisa mengeluarkan bunyi 'klethuk/...
Rambut Rontok? Jangan Takut! Banyaknya rambut rontok tentu bikin khawatir, jangan-jangan ada yang tidak ...
Autoimun, Kesalahan Sistem Imunitas Apa jadinya jika sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang sel tubuh yang n...
Begini Cara Lidah Merasakan Sensasi Pedas Pedas bukan merupakan rasa yang dapat dirasakan oleh lidah, pedas merupakan...
Kenali SPF sebelum Memakai Sunblock Pada artikel sebelumnya kita telah mengenali macam-macam sinar UV dan bahay...