Mengenal Bahaya dan Manfaat Abu Vulkanik

[ilustrasi] Apa sih manfaat dan bahaya abu vulkanik? (Foto: tabloidku.com)
[ilustrasi] Apa sih manfaat dan bahaya abu vulkanik? (Foto: tabloidku.com)
SainsMe – Pada artikel sebelumnya kita sudah mengenal sekilas komponen pembentuk abu vulkanik. Nah, sekarang kita akan melihat lebih jauh lagi tentang dampak dari abu vulkanik tersebut.

Seperti yang banyak diberitakan bahwa abu vulkanik cukup berbahaya, baik bagi kesehatan dan juga lingkungan sekitar. Sebenarnya seberapa bahaya sih abu vulkanik ini? Lalu, adakah manfaat dari abu hasil erupsi gunung berapi ini?

Bagi lingkungan sekitar, abu vulkanik dapat menghalangi sinar matahari. Abu vulkanik dari letusan gunung berapi memiliki partikel sangat kecilsehingga mudah terbawa dan tersebar oleh angin sampai puluhan kilometer. Akibatnya, abu vulkanik tersebut akan memenuhi atmosfer di berbagai tempat.

Adanya abu vulkanik di atmosfer dapat menghalangi masuknya cahaya matahari, sehingga kawasan yang terkena abu vulkanik ini akan menjadi lebih gelap dan dingin dari biasanya. Selain itu, tentu saja udara di kawasan tersebut menjadi kurang bersih.

Abu vulkanik juga cukup berbahaya bagi kesehatan manusia. Ada berbagai kandungan di dalam abu vulkanik yang cukup membahayakan, diantaranya adalah sulfat, karbondioksida, dan asam klorida.

Partikel-partikel abu vulkanik juga berbentuk cukup tajam. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada tubuh kita, seperti iritasi kulit, iritasi mata, dan gangguan pernafasan (jika abu masuk ke dalam paru-paru kita). Memang sih, efek kesehatan tersebut biasanya hanya bersifat ringan. Tetapi, jika terpapar abu vulkanik terus-menerus, bukan tidak mungkin kita akan mendapat dampak kesehatan yang lebih serius lagi.

Eh tapi apakah abu vulkanik selamanya berbahaya? Tidak juga. Di beberapa bidang, misalnya pertanian, abu vulkanik ini sangat berguna, lho. Di dalam abu vulkanik terkandung berbagai mineral yang mampu menyuburkan tanaman. Selain itu, abu vulkanik yang basah juga dinilai menjadi sarana yang bagus untuk berkembangnya biji tumbuhan dan bakteri yang membantu kesuburan tanaman lho.

Jadi, tidak usah terlalu takut lagi ya dengan abu vulkanik. Siapkan dan gunakan saja berbagai alat perlindunganseperti masker dan pakaian tebal saat di wilayahmu terkena hujan abu vulkanik. Selalu amati berita juga untuk mengetahui tingkat kebersihan udara di daerahmu.

Hati-hati juga saat berkendara di area yang terkena abu vulkanik. Selain karena efek negatif dari abu vulkanik tersebut, abu vulkanik (terutama yang basah) dapat menyebabkan jalan menjadi licin.

Related Post

Gunung ini Kalahkan Everest sebagai Gunung Tertinggi di... Siapa yang menduga, ternyata Puncak Everest bukan gunung tertinggi di dunia...
Sekilas Tentang Abu Vulkanik Ketika gunung berapi erupsi, hujan abu vulkanik seringkali menjadi suatu ha...
#TanyaSains: Mengapa Gunung Berapi Bisa Meletus? Mengapa gunung berapi bisa meletus dan mengeluarkan api dan abu?