Mengenal Ragi, Bahan Pengembang Roti

Ragi adalah bahan yang membuat roti bisa mengembang dan terlihat menarik!
Ragi adalah bahan yang membuat roti bisa mengembang dan terlihat menarik!

SainsMe – Kamu suka makan roti? Makanan yang satu ini memang sudah kita kenal sejak lama. Roti juga sering dijadikan sebagai bahan makanan pokok di negara lain. Bahkan beberapa orang di Indonesia pun menjadikannya bahan makanan pokok. Salah satu yang khas dari sebuah roti adalah teksturnya yang lembut dan mengembang. Bagaimana ya roti bisa mengembang? Berterimakasihlah pada bahan bernama ragi yang berhasil membuat berbagai jenis roti dapat mengembang.

Sebenarnya apa sih ragi itu? Ragi sesungguhnya adalah sejenis makhluk hidup bersel satu, atau biasa disebut mikroorganisme. Ragi termasuk dalam golongan fungi, satu golongan dengan jamur. Ragi biasa kita temui dalam bentuk cair atau butiran. Hmm, bagaimana bisa ya ragi yang berupa organisme itu berubah menjadi bentuk cair atau butiran? Jangan salah dulu. Sebenarnya yang berbentuk cair atau butiran itu hanyalah media yang digunakan untuk mengembangbiakkan ragi.

Lalu bagaimana ragi bisa membuat roti mengembang? Begini, seperti makhluk hidup lainnya, ragi juga melakukan respirasi. Respirasi yang dilakukan oleh ragi ini mengubah oksigen dan gula (glukosa) dari tepung menjadi karbondioksida, air, dan energi. Namun respirasi ini tentu hanya dapat terjadi di lingkungan yang punya oksigen. Bagaimana dengan ragi di lingkungan yang tidak ada oksigen? Jika tidak ada oksigen, ragi akan melakukan fermentasi. Fermentasi ini akan mengubah glukosa menjadi karbondioksida dan alkohol (umumnya ethanol). Inilah yang terjadi pada roti. Dalam pemanggangan roti, alkohol yang dihasilkan oleh ragi ini menguap, sedangkan karbondioksida tetap terperangkap di dalam adonan roti. Karbondioksida yang terperangkap inilah yang menjadikan roti mengembang.

Ragi tidak hanya digunakan dalam pembuatan roti saja. Dalam pembuatan minuman beralkohol seperti bir atau wine, ragi digunakan untuk membantu proses fermentasi bahan baku pembuat minuman tersebut. Ragi juga digunakan dalam pembuatan salah satu makanan khas Indonesia, yaitu tempe. Dalam pembuatan tempe, ragi digunakan untuk fermentasi kapang (sejenis jamur berbentuk benang-benang/filamen) sehingga dapat tumbuh dan menyambungkan kedelai-kedelai yang digunakan untuk membuat tempe tersebut.

 

Related Post

Menguak Warna-Warni Nyala Api Jika kita menggunakan kompor gas, biasanya api yang muncul berwarna biru. N...
#TanyaSains: Mengapa Game Online Membuat Kita Kecanduan... Kenapa ya kita bisa kecanduan game online?
Mengapa Kunang-Kunang Bisa Mengeluarkan Cahaya? Pernah lihat kunang-kunang kan? Ya, serangga ini memang terkenal memiliki k...
#TanyaSains: Bagaimana Cara Cacing Bernapas? Cacing tanah bernapas melalui permukaan kulitnya. Di permukaan kulit cacing...
Pemicu Munculnya Aroma Khas Sehabis Hujan Ada yang suka dengan aroma yang ditinggalkan sehabis hujan? Bagaimana ya ki...
Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Jerawat Karena hampir semua orang pernah mengalami jerawat, seorang peneliti bernam...
Misteri Wangi Bunga Sedap Malam Kadang bau wangi-wangian pada malam hari juga diasosiasikan dengan hal-hal ...