Mengenal Sistem Bilangan Biner

[ilustrasi] sistem bilangan biner
[ilustrasi] sistem bilangan biner
SainsMe – Bilangan yang biasa kita gunakan dalam perhitungan sehari-hari, misal 10, 29, 800, dan sebagainya, merupakan bilangan desimal. Mengapa disebut demikian? Karena dalam satu digitnya ada sepuluh kemungkinan angka, yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9. Hmm, kalau begitu ada sistem bilangan lain yang kemungkinan angka dalam satu digitnya tidak sepuluh dong? Banyak. Salah satu yang sering digunakan adalah bilangan biner.

Sesuai namanya, biner yang berarti dua, satu digit dalam bilangan biner hanya mungkin diisi oleh dua angka, yaitu 0 dan 1. Jadi, kalau urutan bilangan desimal adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, dan seterusnya, urutan bilangan biner adalah 0, 1, 10, 11, 100, 101, 110, 111, dan seterusnya. Lho kok nilainya lompat-lompat begitu? Tidak juga. Nilai bilangan biner berbeda dengan nilai desimal. Bilangan 10 dalam biner sebenarnya nilainya sama dengan bilangan 2 desimal, bilangan 11 biner nilainya sama dengan bilangan 3 desimal, demikian seterusnya. Nah, agar tidak tertukar antara bilangan biner dan desimal, biasanya diberikan tulisan angka kecil di sebelah kanan bawah. Contohnya, 1010 artinya bilangan 10 dalam desimal, sedangkan 102 artinya bilangan 10 dalam biner.

Lantas, bilangan biner ini banyak digunakan di mana? Berbagai perangkat elektronik, komputer, ponsel/smartphone, tablet, dan perangkat pendukungnya (CD, flash drive, memory card, dan sebagainya) menggunakan bilangan biner. Ya, semua data dalam komputer, ponsel, dan tablet disimpan dalam bentuk bilangan biner. Mengapa biner? Tentu saja kita tahu bahwa komputer dan kawan-kawannya itu tersusun atas hardware. Hardware ini hanya memiliki dua kondisi: mendapat aliran listrik, atau tidak mendapat aliran listrik. Karena itulah, semua data diubah ke dalam bentuk biner untuk disesuaikan dengan karakteristik ini: nilai satu jika mendapat aliran listrik, dan nilai nol jika tidak mendapat aliran listrik. Karena itu pula, satuan penyimpanan digital dinamai bit, yang merupakan singkatan dari binary digit.

Related Post

Yuk, Bersiap Menyambut Era TV Digital! Nantinya, sistem TV yang saat ini kebanyakan masih menggunakan TV analog ak...
Ini Dia Perbedaan Sistem GSM dan CDMA CDMA sekarang mulai marak digunakan di Indonesia, menyusul sistem GSM yang ...
Mengenal Barcode dan QR Code Kini, barcode tak hanya digunakan di swalayan atau buku perpustakaan tetapi...
Perkembangan Pemutar Musik Portabel dari Masa ke Masa Dengan adanya pemutar musik yang portabel, kita dapat mendengarkan musik di...
Bagaimana CD Menyimpan dan Membaca Data? Benda berbentuk bundar dan tipis ini mampu menyimpan ratusan hingga ribuan ...
Bagaimana Musik Dapat Disimpan? Untunglah saat ini musik sudah bisa direkam dan disimpan, baik dalam kaset ...
Rahasia di Balik Setiap Video yang Kita Lihat Pernahkah kamu penasaran dengan apa yang ada di balik sebuah video? Bagaima...