Serba Serbi Petir dan Halilintar

Bagaimana terjadinya petir?
Bagaimana terjadinya petir?

SainsMe – Seringkali saat hujan yang lebat kita melihat cahaya petir menyambar ke permukaan bumi. Bahkan terkadang mengenai pohon-pohon atau benda lain hingga terbakar. Kita pun melihat petir yang menyambar seperti garis lurus tipis dari langit ke bumi dengan ukuran yang hampir selalu sama. Hmmm, Sebenarnya bagaimana petir bisa terjadi? Trus berapa sih sebenarnya ukuran panjang dan lebar petir?

Nah, petir itu sendiri muncul dari gumpalan awan saat hujan besar. Tetesan-tetesan air yang berbenturan satu sama lain akan membentuk tetesan air yang lebih besar dan menghasilkan muatan listrik sehingga menghasilkankan muatan listrik di bumi juga. Aktivitas tersebut menyebabkan perbedaan potensial antara awan dan bumi sehingga terjadi pelepasan muatan listrik. Energi dari pelepasan itu sangat besar menimbulkan cahaya, panas, dan bunyi yang sangat kuat yang kita kenal sebagai halilintar.

Kalau ukuran petir itu diameternya sekitar 0,5 inchi hingga 1 inchi atau 1,3 Р2,5 cm, tapi bisa mencapai 5 inchi. Panjang rata-rata petir dari awan ke tanah adalah 3 mil hingga 4 mil atau sekitar 4,8 Р6,4 kilometer. Petir dapat terjadi tidak hanya pada hujan air biasa,tapi juga pada badai salju, badai pasir,  bahkan di atas gunung berapi meletus.

Related Post

Rahasia Langit dan Laut Berwarna Biru Pernahkah kamu berpikir mengapa langit dan laut itu tampak biru? Padahal ka...
Rahasia Berjalan di Atas Api Tanpa Terluka Atraksi berjalan di atas bara api menarik karena membuat para penonton pena...
Sangkar Faraday: Lindungi Kita dari Medan Listrik! Pernahkah kamu berkendara dengan mobil di tengah badai petir tapi kamu tida...
Turritopsis nutricula, Ubur-Ubur yang dapat Hidup Abadi Ternyata ada lho, makhluk hidup yang dapat hidup abadi, siapa dia? Jawabann...
Begini Cara Kapal Selam Bisa Menyelam dan Mengapung Artikel ini mengajak kita berpikir lagi, bagaimana caranya kapal selam yang...
#TanyaSains: Mengapa Darah Berwarna Merah? Mau tanya dong. Mengapa ya, darah itu berwarna merah ?
Iran Mulai Luncurkan Kera ke Luar Angkasa! Tak lama lagi penelitian antariksa dan eksplorasi luar angkasa tak lagi men...