Tokoh

Bill Bowerman: Pencipta Sepatu Lari Berteknologi Tinggi

Bowerman Di Bengkel Sepatunya (Foto: SBNation.com)

Bowerman Di Bengkel Sepatunya (Foto: SBNation.com)

SainsMe – Atlet atau sekedar pecandu lari harus berterimakasih Bill Bowerman. Ia adalah co-founder merek sepatu ternama, Nike. Pria kelahiran 19 Februari 1911 ini dulunya menjadi pelatih atletik di Universitas Oregon. Bill melihat masalah utama yang dialami pelari jaman itu adalah pada sepatu. Sepatu yang mereka pakai pasti selalu mengakibatkan kaki lecet dan memar-memar. Belum ada sepatu nyaman dan tahan lama yang bisa menunjang kebutuhan para pelari. Pada tahun 1964, Bill bersama rekannya, Phill Knight, sepakat mendirikan sebuah perusahaan pembuat sepatu olah raga bernama Blue Ribbon Sports, yang nantinya berubah nama menjadi Nike. Setelah bereksperimen dan mendesain berkali-kali, Bill berhasil merancang sepatu yang disebut “Nike Cortez”. Sepatu ini dilempar ke pasaran pada 1972, dan langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Sejak saat itu, sepatu produksi Nike dipakai oleh para tim atletik Amerika Serikat di Olimpiade 1972. Dengan keberhasilan spektakuler Nike Cortez, merek Nike langsung mendapat tempat di dunia atletik dunia. Berkat kerja keras Bill, sepatu nyaman menjadi suatu tren dan keharusan di dunia olahraga. Sampai sekarang Nike sudah diproduksi di 160 negara di dunia, dengan karyawan mencapai lebih dari 35.000. Sayangnya, segala eksperimen membuat teknologi sepatu Nike dengan rubber studs dan waffle sole, harus dibayar Bill dengan kesehatannya. Lem mengandung zat hexane yang menyerang pada sistem neurologi Bill, dan menyebabkannya kakinya hampir lumpuh.

Bill menghembuskan napasnya yang terakhir pada 24 Desember 1999, meninggalkan ratusan sejarah dan generasi sepatu atletik nyaman yang menjadi tren. Sejak fenomena Nike Cortez, sekarang Nike sudah sampai pada generasi baru sepatu lari kelas dunia, Nike Air Max+ 2013. Sepatu dilengkapi dengan teknologi mutakhir flywire yang menjaga kaki tetap nyaman sekalipun berlari dalam posisi apapun. Para pecandu lari langsung menyerbunya, meski dibanderol dengan harga yang terbilang tidak murah itu, yaitu sekitar Rp. 1. 899.000. Harga yang terbilang pantas untuk kualitas dan manfaatnya. Well, pengorbanan Bill sama sekali tidak sia-sia ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s