Kesehatan

Black Death, Wabah Pembunuh di Eropa

[ilustrasi] Mengenal black death, wabah mematikan di Eropa

[ilustrasi] Mengenal black death, wabah mematikan di Eropa

SainsMe – Siapa yang menduga, Eropa pernah mengalami wabah besar dengan dikenal sebagai Black Death pada tahun 1348-1353. Pandemi mematikan ini membunuh hampir setengah populasi eropa dalam waktu yang singkat. Ternyata, wabah ini diakibatkan bakteri Yersinia Pestis. Yersinia Pestis merupakan bakteri dari famili Enterobacteriaceae yang sering menjangkiti manusia. Tersinia Pestis dibawa oleh kutu yang berada pada hewan-hewan seperti tikus, kucing hingga anjing.

Wabah di Eropa tersebut berasal dari kutu-kutu tikus di atas kendaraan dan lambung kapal para pedagang dari Asia. Sebelumnya wabah ini membunuh 25 juta orang di Cina hingga mulai menyebar mengikuti arus para pedagang di jalur sutra. Pada 1347, Black Death mulai masuk ke Eropa dari pesisir Italia hingga mencapai Inggris bagian utara pada musim panas berikutnya. Pada tahun 1348, bakteri ini mewabah hingga Jerman dan Skandinavia.

Para penderita menunjukkan gejala infeksi dengan munculnya kelenjar getah bening di sekitar selangkangan, leher dan ketiak. Menyerang dan berkembang sangat cepat, Yersinia Pestis membuat penderitanya muntah darah hingga mati pada minggu pertama gejala muncul. Wabah ini pun terus berulang hingga 300 tahun ke depan pada masa itu. Hiii serem ya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s