Sejarah

Menelisik Sejarah Wanita dan Pakaian Dalam Kesayangannya (Bagian I)

Ini mode pakaian wanita Perancis pada abad pertengahan. Tubuh "sempurna" dengan perut sekecil itu mustahil dimiliki tanpa bantuan Shapewear, alias pakaian dalam pembentuk tubuh.

Ini mode pakaian wanita Perancis pada abad pertengahan. Tubuh “sempurna” dengan perut sekecil itu mustahil dimiliki tanpa bantuan Shapewear, alias pakaian dalam pembentuk tubuh.

SainsMe – “Pakaian jenis apapun akan muat dan membuat badan Anda terlihat lebih ramping,” begitu kira-kira cara perusahaan e-commerce yang menjual produknya lewat tv shopping merayu calon pembeli – terutama kaum hawa – untuk membeli shapewear atau pakaian pembentuk tubuh.

 Ya, terlihat menarik merupakan hal yang diidamkan oleh kebanyakan perempuan. Hal inilah barangkali yang membuat produk tersebut laris di pasaran. Tahukah kamu bahwa pakaian pembentuk tubuh sebenarnya sudah populer sejak berabad-abad yang lalu? Ternyata, sejak dulu tampil menarik sudah menjadi kebutuhan. Mari kita simak cerita singkatnya!

Kamu pasti bertanya-tanya apa sih fungsi pakaian pembentuk tubuh? Sebenarnya, shapewear ini merupakan jenis pakaian dalam. Pakaian dalam sendiri dirancang untuk memenuhi beberapa tujuan seperti mengubah bentuk tubuh, menjaga kesopanan, dan untuk alasan kesehatan. Khusus untuk pakaian pembentuk tubuh ini ternyata tiap era memiliki tren tersendiri loh. Terus, kapan pertama kali pakaian pembentuk tubuh untuk wanita ini ditemukan? Well, jawabannya tidak ada yang tahu pasti. Akan tetapi, sejarah merekam bahwa sepanjang waktu wanita telah melalui kisah panjang dalam hal fashion untuk menonjolkan atau menyembunyikan bagian-bagian tubuhnya supaya terlihat lebih menarik. Shapewear sendiri khususnya digunakan untuk membentuk, mempertegas, dan memperkuat tubuh.

Awal Mula

Korset merupakan jenis pakaian pembentuk tubuh yang paling populer. Bentuk korset juga berevolusi menyesuaikan tren dan bahan penyusun. Penemuan korset seringkali disalahkaitkan kepada Catherine de’ Medici, Istri Raja Prancis Henry II yang melarang terlihatnya pinggang yang padat di istana ketika masa kekuasaannya. Faktanya, ide korset sudah lebih lama ditemukan pada masa Yunani Kuno atau barangkali jauh sebelumnya. Pada masa itu korset dipercaya memiliki kekuatan magis. Sebagai contoh, Ishtar, Dewi dari Babylon memakai korset untuk kesuburan.

Abad 16 – 19

Bentuk korset yang kita kenal sekarang berawal dari abad ke-16. Saat itu korset terbuat dari berbagai jenis tulang binatang ataupun besi, ck ck ck ck. Pada masa kekuasaan Ratu Elizabeth I di Inggris, idealnya bentuk tubuh wanita terlihat seperti lonceng dimana bagian bawah tubuh terlihat besar, pingang kecil, dan dada rata. Korset saat itu dilengkapi dengan bantalan di bagian pinggul untuk membuatnya tampak besar. Saat itu ada korset yang terbuat dari besi untuk mendapatkan tampilan dada rata. Aih ada-ada saja.

Selanjutnya, pada abad ke-17, korset mulai terlihat mirip dengan korset yang lazim kita tahu. Alih-alih memakai besi, bahan yang digunakan adalah tulang binatang. Bagian bawah tubuh mulai diberikan kesempatan untuk terlihat lebih alami tanpa bentuk rok yang mengembang dan bergulung-gulung. Pada abad 18, bentuk rok yang bergulung-gulung menjadi tren kembali tapi hanya di bagian pinggang dan korset mulai ada lengannya.

Di era Ratu Victoria sekitar abad 19, bentuk jam pasir dipandang sebagai bentuk tubuh wanita yang ideal. Oleh karena itu, wanita pada zaman tersebut memakai korset untuk menarik pinggang mereka menjadi kecil yang kemudian lebih ditegaskan dengan pemakaian rok besar.

Pakaian pembentuk tubuh semakin berkembang setelah abad ke-19 dengan berbagai fungsi. Penasaran dengan bagaimana perkembangan shapewear di era modern sekarang? Simak lanjutan kisahnya di bagian II.

Advertisements

One thought on “Menelisik Sejarah Wanita dan Pakaian Dalam Kesayangannya (Bagian I)

  1. Memang kiblat mode atau fashion bersumber dari belahan eropa sejak jaman jebot huehuhuehue sampai sekarang. Karena di eropa dengan mode atau fashion sejak dulu dapat mengeruk keuntungan finansial dan menjadi kebutuhan seiring perkembangan jaman.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s