Tokoh

Kisah Ole Kirk Christiansen dan Sejarah LEGO

Lego

Hayo, siapa yang tidak tahu mainan keren ini? (Gambar: pixabay.com)

SainsMe – Rasanya saat ini hampir semua orang mengenal Lego, pabrik dan merek mainan ini sudah menjadi sebuah standar tak hanya bagi anak-anak, namun juga orang dewasa.

Tapi tak banyak yang tahu bahwa mainan keren ini berasal dari Denmark dan didirikan oleh seorang tukang kayu dari sebuah desa terpencil. Mau tahu ceritanya? Simak baik-baik ya.

Ole si Tukang Kayu

Ole Kirk Christiansen, lahir pada tanggal 7 April 1891 di sebuah daerah bernama Filskov di pinggiran

Ole Kirk Christiansen

Ole Kirk Christiansen, si pendiri Lego (Foto: lego.wikia.com)

Denmark. Dia memiliki sembilan saudara dan dibesarkan sebagai seorang tukang kayu.

Mulai usia 14 tahun (sekitar tahun 1905) Ole mulai belajar berbagai kerajinan kayu dari kakaknya, Kristian Bonde Christiansen. Dan pergi merantau pada tahun 1911 ke Jerman dan Norwegia sebagai pengrajin kayu.

Merasa tabungannya sudah cukup, Ole kembali ke Denmark pada tahun 1916 untuk mendirikan perusahaannya sendiri yang diberi nama Billund Maskinsnedkeri og Tømreforretning (toko bahan bangunan dan bengkel kayu kota Billund).

Kebakaran

Pada tahun 1924 pabrik dan toko bangunan milik Ole mengalami kebakaran hebat. Penyebabnya adalah anak pertama Ole yang masih balita secara tidak sengaja memercikkan api ke lelehan lem kayu. Beruntung semua anggota keluarga Ole selamat, namun pabrik dan tokonya tak bersisa.

Ole kemudian membangun kembali pabrik yang lebih besar dengan dana pinjaman dan mulai berbisnis kembali.

Krisis Denmark 1930

Sial tak dapat ditolak, pada 1930 Denmark mengalami krisis ekonomi parah dan membuat penjualan terus menurun. Ole pun harus mencari komoditas baru yang lebih mudah diproduksi dan dijual.

Akhirnya ia mulai membuat barang keperluan sehari-hari dari bahan kayu dan juga beberapa mainan. Kemudian Godtfred, anak pertama Ole, turut bergabung membantu ayahnya membuat mainan kayu. Hingga tahun 1932 mereka sudah membukukan 28 jenis mainan kayu yang mulai digemari.

Pada tahun 1934 Ole menyadari bahwa dagangan yang paling digemari oleh konsumen adalah mainan kayunya, sehingga mulai saat itu mereka hanya memproduksi mainan dan meninggalkan bisnis bahan bangunan.

Pada tahun yang sama, Ole mulai menggunakan nama LEGO untuk perusahaannya, yang diambil dari kata bahasa Denmark, Leg Godt (bermain dengan baik).

Sejak saat itu, perusahaan Lego hanya dikenal sebagai produsen mainan dari kayu dengan berbagai macam desain yang sangat menarik dan detail pengerjaan yang baik.

Akhirnya, pada tahun 1940 Lego untuk pertama kalinya membuat mainan yang berbahan plastik. Dan secara total meninggalkan produksi mainan kayu pada tahun 1960 dan fokus mengembangkan mainan dari bahan plastik saja.

Demikianlah, hingga sekarang Lego menjadi kerajaan mainan yang mendunia dan digemari anak-anak hingga orang dewasa hampir di seluruh penjuru dunia.

Cucu Ole, Kjeld Kirk Kristiansen adalah orang terakhir dari keluarga Ole yang menempati posisi pucuk pimpinan Lego. Ia menjabat hingga 2004 dan digantikan oleh seorang profesional bernama Jørgen Vig Knudstorp hingga kini.

Pranala:

https://en.wikipedia.org/wiki/Ole_Kirk_Christiansen
http://inventors.about.com/od/famousinventions/fl/Ole-Kirk-Christiansen-and-the-History-of-LEGO.htm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s