Teknologi

Mengintip Cara Kerja CAPTCHA

Captcha si Penjaga Form Inputan

Yuk, tahu lebih banyak tentang captcha, si penjaga form input

SainsMe – Pernahkah saat kamu membuat akun email, forum, atau jejaring sosial tertentu, kamu diminta membaca huruf-huruf yang susunannya aneh dan rumit? Mungkin kamu juga pernah menemuinya saat akan berkomentar atau menulis di forum atau blog, mengunduh suatu file, atau membeli barang secara daring?

Sebenarnya apa sih huruf-huruf aneh tersebut? Mengapa banyak sekali dijumpai di berbagai formulir di internet? Eits jangan meremehkan dulu, ternyata huruf-huruf itu sangat berjasa dalam menjaga kemananan di dunia maya, lho.

Susunan huruf-huruf yang aneh dan rumit dibaca itu disebut CAPTCHA. CAPTCHA sendiri merupakan singkatan dari Completely Automated Public Turing Test to Tell Computers and Humans Apart.

Intinya, CAPTCHA merupakan sebuah metode untuk mengetahui apakah isian dalam formulir tersebut diisikan secara manual oleh manusia atau secara otomatis oleh suatu program komputer tertentu yang sering dikenal sebagai bot.

Jenis CAPTCHA ini sendiri sebenarnya bermacam-macam. Namun yang paling sering kita jumpai adalah pembacaan huruf-huruf yang aneh dan rumit itu.

Susunan huruf-huruf dalam CAPTCHA memang dibuat menjadi aneh dan rumit sehingga hanya bisa dibaca dengan baik oleh manusia. Program komputer manapun akan kesulitan membaca susunan huruf tersebut.

Akibatnya, jika si pengisi formulir daring dapat membaca huruf-huruf tersebut dengan benar, dapat dipastikan bahwa pengisi formulir daring tersebut benar-benar manusia.

Lalu bagaimana CAPTCHA bisa menjaga keamanan di dunia maya?

Ternyata, jika suatu formulir di internet diisi secara otomatis oleh bot, kemungkinan isinya akan berbahaya atau mengganggu.

Mulai dari pengiriman pesan-pesan yang sangat mengganggu atau yang sering disebut spam, sampai pengambilan informasi tertentu secara ilegal!

Nah, karena CAPTCHA memiliki kemampuan mendeteksi apakah pengisi formulir tersebut adalah manusia atau bot, si pemilik formulir di internet dapat menolak isian yang dikirimkan jika ternyata penulisnya adalah bot.

Dengan cara inilah pihak penyedia layanan daring dapat mengamankan website mereka dari serangan bot yang berbahaya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s