Apa Sebab Mars Mendapat Julukan Planet Merah?

Mars, Si Planet Merah
Mengapa Mars mendapat julukan The Red Planet? Ada yang tahu? (Gambar: Pixabay.com)

SainsMe – Rasanya sudah banyak yang tahu bahwa Mars sering dijuluki sebagai si Planet Merah, atau The Red Planet. Apa sebabnya?

Jawaban pendeknya adalah, warnah merah yang menyelimuti planet Mars adalah butiran besi yang berkarat. Ya, ternyata pasir dan bebatuan di planet tersebut mengandung besi dalam jumlah yang besar. Nah besi tersebut menutup seluruh permukaan Mars dengan ketebalan yang beragam, mulai dari bebera milimeter hingga dua meter.

Lalu dari mana datangnya besi tersebut, dan bagaimana bisa sampai berkarat? Padahal kita pernah membahas di artikel yang terdahulu bahwa karat bisa timbul jika besi bereaksi dengan udara dan air. Apakah benar ada air di Mars?

Nah, pada titik ini para ahli masih bersilang pendapat. Ada beberapa teori yang disampaikan, dan yang paling meyakinkan dan banyak dipercaya adalah teori dari Dr. Albert Yen, seorang ahli sains dari NASA.

Dr. Yen menyebutkan bahwa besi (diyakini didapat dari meteorit) yang berkarat di Mars memang terjadi karena proses oksidasi, namun sama sekali tidak membutuhkan air. Ia mengambil tanah dan direkayasa agar kandungannya mirip dengan tanah yang ada di Mars. Informasi kandungan ini didapat dari laporan sebuah misi Mars dengan nama Pathfinder, yang diluncurkan dan mendarat di Mars pada tahun 1997.

Kemudian Dr. Yen membuat lingkungan dengan kondisi atmosfer, tingkat kelembaban, dan paparan sinar ultraviolet yang sama persis seperti di planet Mars. Hasilnya, besi yang terkandung dalam tanah sample tersebut bisa berkarat. Walaupun membutuhkan waktu yang sangat-sangat lama.

Kemudian ia menyimpulkan bahwa proses penyelimutan Mars oleh besi berkarat ini terjadi selama milyaran tahun. Hampir seumuran dengan sistem tata surya itu sendiri.

Teori lain menyebutkan bahwa proses oksidasi besi menjadi berkarat di permukaan Mars memang dibantu oleh air betulan. Hal ini kembali menguatkan dugaan bahwa jutaan tahun yang lalu, planet Mars memang memiliki air yang cukup untuk membuat pasir besi di seluruh permukaan Mars berkarat.

Namun taori ini sulit diterima, sebab bukti tentang keberadaan air di planet yang dianggap paling mirip dengan bumi ini dianggap masih lemah hingga kini.

Well, manapun yang benar, sekarang kita tahu bahwa warna merah pada permukaan Mars disebabkan oleh pasir besi yang berkarat. Ok?

Related Post

Inilah Planet Tercepat di Alam Semesta Setiap planet di alam semesta ini memiliki karakteristik tersendiri, termas...
Proses Terjadinya Hujan Meteor Hujan meteor terjadi ketika bumi tengah mengelilingi matahari dalam orbitny...
Mengapa Planet Berbentuk Bulat? Sama dengan bumi, planet lain juga berbentuk bulat namun dengan ukuran yang...
#TanyaSains: Apakah Ada Planet yang Mirip Bumi? SainsMe, tanya dong, ada nggak sih planet yang mirip dengan Bumi?
Iran Mulai Luncurkan Kera ke Luar Angkasa! Tak lama lagi penelitian antariksa dan eksplorasi luar angkasa tak lagi men...
Equinox, Saat Matahari Berada di Atas Khatulistiwa Equinox sendiri berasal dari bahasa latin yang artinya "malam yang sama pan...
Apakah Kompas masih dapat digunakan di Dalam Tanah? Kompas mempermudah kita untuk menentukan arah dimana pun kita berada. Menga...