Awal Mula Skala Celsius

Sejarah skala celsius
Sejarah skala celsius

SainsMe – Di Indonesia, skala temperatur yang sering digunakan adalah Celsius. Kamu tentu sudah sangat familiar dengan skala ini. Skala Celsius ini juga masih banyak digunakan di berbagai belahan dunia, terutama untuk keperluan ilmiah. Tetapi pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana satuan temperatur itu ditemukan?

Sesuai namanya, penemu skala temperatur ini adalah Anders Celsius. Pada tahun 1742, ia mengusulkan sebuah skala pengukuran suhu yang disebut centigrade. Centigrade ini sendiri artinya 100 derajat. Skala ini dinamai demikian karena Celsius menetapkan ukuran satu derajatnya dibuat agar antara titik didih air dan titik beku air terdapat 100 derajat. Sedangkan untuk acuan suhunya, ia menetapkan suhu 100 derajat adalah suhu titik beku air dan suhu 0 derajat pada titik didih air.

Pada perkembangannya, skala ini dinamai skala Celsius. Selain untuk menghormati nama penemunya yaitu Celsius, satuan centigrade dinilai mudah membuat kerancuan dengan skala lainnya. Untuk itulah namanya diganti agar orang-orang dapat lebih mudah mengenalinya. Selain itu, suhu acuan yang digunakan pada skala tersebut dibalik. Suhu 100 derajat menjadi suhu pada titik didih air, dan suhu 0 derajat menjadi suhu pada titik beku air. Tidak ada yang tahu persis apa alasan orang-orang membalik ketetapan tersebut. Yang jelas, ketetapan inilah yang kita gunakan sebagai dasar skala Celsius sampai sekarang.

Related Post

Gas Rumah Kaca dan Panas yang Terperangkap di Atmosfer ... Belakangan ini kita akrab dengan istilah global warming. Salah satu penyeba...
Sekelumit Tentang Nol Mutlak: Absolute Zero Pernah dengan tentang absolute zero? Apa itu sebuah bilangan, atau sebuah k...
Rahasia Besi dan Keramik Terasa Dingin Saat Disentuh Coba kamu pegang benda yang terbuat dari keramik atau berdirilah di atas la...
Pakaian Mudah Kusut, Tanya Kenapa Bukan rahasia lagi jika pakaian, terutama yang berbahan katun, cenderung mu...
#TanyaSains: Kenapa Makin Tinggi Suatu Tempat, Suhu Uda... Saya penasaran, kenapa kalau ada di Jakarta udaranya panas banget, sedangka...
Mengapa Meniup Makanan dan Minuman Panas bisa Membuatny... Bagi sebagian orang, meniup makanan atau minuman dinilai jorok atau tidak s...