Garam, Mematikan untuk Siput tapi tidak untuk Ular!

Mengapa siput dan hewan berlendir lainnya takut sama garam?
Mengapa siput dan hewan berlendir lainnya takut sama garam?

SainsMe – Siput merupakan hewan yang terkadang keberadaannya mengganggu kita. Ada cara sederhana yang dapat digunakan untuk membunuh mereka, yaitu dengan menaburinya dengan garam. Mengapa siput dapat mati hanya karena garam?

Ternyata jawabannya berkaitan dengan sifat koligatif larutan yang kita pelajari waktu SMA. Ingat kan, kalau ada dua jenis larutan yang berbeda konsentrasinya atau kepekatannya dicampur, maka akan terjadi osmosis? Osmosis adalah perpindahan partikel dari larutan yang lebih rendah konsentrasinya menuju larutan yang lebih tinggi konsentrasinya.

Nah, tubuh siput terdiri dari cairan-cairan berlendir yang jika diberi garam, maka akan terjadi peristiwa osmosis. Perpindahan partikel terjadi dari tubuh siput yang rendah konsentrasinya menuju larutan garam yang lebih pekat. Akibatnya, tubuh siput mengerut dan kekurangan cairan. Itulah kenapa siput akan mati jika ditaburi garam. Hal serupa juga terjadi pada hewan-hewan berlendir lain seperti bekicot, lintah, atau cacing tanah.

Namun, berbeda dengan ular. Ular bukan hewan berlendir seperti hewan-hewan yang disebutkan sebelumnya, sehingga mengusir ular dengan garam bukanlah cara yang tepat. Osmosis tidak akan terjadi pada ular jika ditaburi garam. Ular takut pada bahan-bahan yang berbau tajam seperti bensin, parfum, atau obat pembasmi serangga. So, kalau ada ular masuk rumah, garam bukan senjata yang tepat untuk mengusirnya.