Gigi Geraham Bungsu, Si Biang Kerok Sakit Gigi

Tumbuhnya gigi geraham bungsu, penyebab rasa sakit di mulut
Tumbuhnya gigi geraham bungsu, penyebab rasa sakit di mulut

SainsMe – Biasanya gigi geraham bungsu tumbuh disertai rasa sakit yang sangat mengganggu. Mengapa gigi ini tumbuh pada usia dewasa dan mengapa menyebabkan rasa sakit?

Berdasarkan hasil penelitian, ternyata rahang manusia mengalami evolusi dari jaman manusia purba hingga jaman manusia modern seperti sekarang.

Jaman dulu, manusia masih memakan makanan mentah yang lebih keras atau alot dibandingkan dengan makanan yang dimakan manusia sekarang.

Karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, makanan menjadi lebih lunak dan lebih mudah dikunyah. Akibatnya, rahang manusia modern tidak berkembang seperti rahang manusia purba yang lebar.

Selain itu, pada jaman dulu manusia purba juga belum mengenal sikat gigi dan perawatan gigi seperti sekarang. Hal ini menyebabkan kemungkinan tanggalnya gigi pada jaman dulu lebih besar.

Fungsi dari gigi geraham bungsu ini sebenarnya adalah untuk menggantikan gigi geraham yang mungkin tanggal sebelumnya.

Karena rahang manusia modern menyempit, maka ketika gigi geraham ini tumbuh, tidak terdapat cukup ruang untuk gigi ini. Hal inilah yang sering menimbulkan masalah seperti impaksi gigi. Apa itu?

Impaksi gigi adalah malposisi (posisi yang tidak normal) gigi karena benih gigi yang tumbuh tidak tepat. Nah, impaksi gigi ini jika dibiarkan dapat menyebabkan masalah lain seperti perikoronitis, gigi berjejal, nyeri, dan gigi berlubang.

Perikoronitis adalah peradangan pada gusi yang dapat terjadi karena posisi gigi yang tidak sempurna menyebabkan banyak sisa makanan terjebak di antara gusi dan gigi sehingga menyebabkan infeksi.

Perikoronitis ini biasanya menyebabkan nyeri, bengkak di pipi, sakit saat menelan, atau jika sudah parah dapat menyebabkan migraine (sakit kepala sebelah), nyeri saat membuka dan menutup mulut, nyeri pada telinga, dan telinga berdengung. Banyaknya sisa makanan yang terjebak dan juga adanya infeksi tadi dapat menyebabakan karies gigi dan gigi berlubang.

So, jika kamu mengalami gejala-gejala sakit gigi karena gigi geraham bungsumu sedang tumbuh, jangan ditunda lagi, segeralah periksa ke dokter gigi.

Karena, berdasarkan penelitian American Association of Oral and Maxillofacial Surgeon and the Oral Maxillofacial Surgery Foundation, gigi geraham bungsu yang tumbuh normal pun rawan terhadap penyakit seperti gigi geraham bungsu yang tumbuh impaksi.

Jika memang disarankan oleh dokter gigi untuk dicabut, maka pencabutan sebaiknya dilakukan sedini mungkin karena pada usia lebih tua, pengambilan gigi ini lebih rentan menyebabkan gangguan seperti peradangan gigi.

Related Post

#Tanya Sains: Kenapa Warna Mata Manusia bisa Berbeda-be... Mau nanya, kenapa yah mata manusia bisa berwarna hijau, biru, cokelat, hita...
Menengok Berbagai Jenis Vaksin dan Cara Kerjanya Artikel ini membahas sekilas tentang vaksin, sebuah rekayasa manusia untuk ...
Mengapa Kita Jadi Mengantuk Setelah Makan? Banyak orang mengeluhkan merasa mengantuk setelah makan. apakah kamu juga p...
Obat Tradisional, Dari Jamu sampai Fitofarmaka Obat tradisional, oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dibagi lagi m...
Mengapa Badan Kita Menggigil Saat Kedinginan? Pada saat kedinginan akibat kehujanan atau kena udara malam tubuh kita meng...
#TanyaSains: Mengapa Lari-Lari Bikin Capek dan Haus? Dear SainsMe, Saya penasaran, nih.. Kenapa kalau kita lari-lari selalu biki...
#TanyaSains: Mengapa ya Telapak Tangan Selalu Berkering... Normalnya, tubuh manusia memproduksi keringat sebanyak 50 cc setiap jam. Na...