Gustave Eiffel dan Sejarah Menara Kebanggaan Perancis

Gustave Eiffel
Berkenalan dengan Gustave Eiffel, The Magician of Iron (Gambar: pixabay.com)

SainsMe – Bapak yang karyanya tersohor di segala penjuru dunia ini dikenal dengan sebutan “The Magician of Iron”, alias si Penyihir Besi. Siapakah dia?

Namanya adalah Gustave Eiffel. Barangkali kalian langsung mengaitkannya dengan menara Eiffel yang menjulang tinggi di langit Perancis. Tapi tak hanya itu, ratusan karyanya tak banyak dikenal orang. Simak kisahnya di artikel ini.

Terlahir dengan nama Alexandre-Gustave Eiffel pada tahun 1832, putra konglomerat tambang batu bara ini adalah seorang anak yang pintar, berasal dari Djion, Perancis.

Gustave menempuh pendidikan di bidang kimia di Ecole Centrale des Arts et Manufactures di Paris. Setelah lulus kuliah pada tahun 1855, Gustave bekerja pada sebuah perusahaan pembuat rel kereta api.

Gustave tergolong orang yang mampu belajar dengan cepat. Pada tahun 1866 ia keluar dari perusahaan tempatnya bekerja dengan dan mendirikan perusahaan sendiri dengan nama Eiffel & Cie.

Perusahaan Gustave bergerak di bidang pembangunan konstruksi jembatan. Banyak jembatan terkenal di Eropa adalah hasil pekerjaan gemilang Gustave dan rekan-rekannya. Sebut saja Ponte Dona Maria di Porto, Portugal dengan konstruksi besi setinggi 160 meter, dan jembatan tertinggi di Perancis kala itu: The Garabit Viaduct.

Satu karya yang patut dibanggakan dari Gustave Eiffel, selain menara Eiffel, adalah interior dari patung Liberty di New York, Amerika Serikat!

Ya, siapa yang mengira bahwa pengerjaan interior patung Liberty di selesaikan oleh orang yang sama dengan si pembuat menara Eiffel.

Gustave membuat interior tersebut berdasar dari desain yang dibuat oleh seniman Frédéric Auguste Bartholdi asal Perancis.

Tentang Menara Eiffel

Berbicara tentang menara Eiffel, inisiasi pembangunannya ternyata dilakukan tepat satu tahun setelah diresmikannya patung Liberty, yakni pada tahun 1887.

Proyek menara yang ini sebetulnya dipersiapkan untuk sebuah festival peringatan 100 tahun peristia Revolusi Perancis, yang akan diselenggarakan pada tahun 1889.

Butuh dua tahun lebih untuk membangun menara ini. Namun karya besar Gustave Eiffel memang benar-benar layak ditunggu.

Pada festival yang meriah ini, menara setinggi 300 meter karya Gustave mengundang kekaguman dari seluruh pengunjung yang hadir. Bahkan pada saat itu, menara Eiffel adalah bangunan buatan manusia yang tertinggi di dunia.

Yang menarik adalah, sebenarnya menara Eiffel direncanakan akan segera dibongkar tepat setelah festival berakhir. Namun siapa yang mengira, ternyata kekuatan konstruksi bangunan ini sangat luar biasa dan masih bisa bertahan hingga kini, kurang lebih 128 tahun usianya.

Gustave Eiffel sendiri meninggal dunia pada tahun 1923 di usia 91 tahun.

Related Post

Sejarah Rokok Pada akhir abad ke-19, seorang pria bernama Haji Djamari dari Kudus ingin m...
Sejarah Granat Tangan: Si Kecil Penghancur Granat tangan sangat ampuh untuk melumpuhkan musuh dalam jarak tertentu, da...
Yang Unik dari Sejarah Kancing Baju Kancing baju, sebuah benda berukuran sangat kecil namun memegang peranan ya...
Perjalanan Adidas Menjadi Merek Sepatu Ternama di Dunia Siapa sih yang nggak kenal merek Adidas? Sepatu Adidas memang sudah sangat ...
Kisah Ole Kirk Christiansen dan Sejarah LEGO Siapa yang tidak tahu Lego? Mainan bergengsi ini diciptakan oleh seorang tu...
Kisah Antonie van Leeuwenhoek dan Mikroskop Buatannya Antonie van Leeuwenhoek adalah seorang tokoh yang menemukan berbagai hal me...
Asal-Usul Perangko Berkirim surat melalui jasa pos dengan perangko barangkali terdengar jadul ...