Mengapa Ibu Hamil Harus Menjauhi Buah Nanas?

Buah Nanas
Mengapa ya buah nanas katanya berbahaya untuk ibu hamil? (Gambar: pixabay.com)

SainsMe – Pernahkah kalian mendengar nasehat orang-orang tua bahwa jika wanita yang sedang hamil sebaiknya menghindari buah nanas? Takut keguguran, katanya.

Beneran nggak, sih? Lantas bagaimana penjelasannya?

Well, buah nanas, atau bahasa ilmiahnya adalah Ananas comosus adalah salah satu anggota keluarga Bromeliaceae. Buah ini sangat tinggi kandungan vitamin C-nya sehingga sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh kita.

Adapun nasehat tentang ibu hamil yang sebaiknya menjauhi buah nanas, memang ada benarnya. Hal ini terkait dengan kandungan utama dari buah nanas, yakni sebuah enzim yang bernama Bromelain.

Enzim ini konon hanya dijumpai pada keluarga tumbuhan Bromeliaceae, salah satunya adalah buah nanas. Sifat utama enzim ini adalah memecah atau mengurai protein. Termasuk juga mengencerkan darah (sifat dari enzim protease, yaitu mencegah penggumpalan trombosit).

Seperti yang kita tahu, bahwa cikal bakal janin, atau yang disebut embrio itu terbentuk dari protein, yang berwujud seperti gumpalan darah. Maka dengan mengonsumsi nanas yang kaya akan bromelain, ditakutkan embrio ini akan pecah (terurai) dan si ibu mengalami keguguran.

Perlu diketahui bahwa dalam buah nanas, bromelain paling banyak terdapat pada intinya. Ya, yang berbentuk seperti tulang agak keras tepat di tengah-tengah buah nanas itu.

Beberapa dokter memang mengizinkan ibu hamil mengonsumsi nanas, namun tentu saja dengan beberapa catatan penting. Yakni jumlahnya tidak terlalu banyak, dan yang paling penting adalah harus menghindari bagian intinya.

Serta ibu yang berada pada trimester pertama kehamilan (tiga bulan pertama) sebaiknya menghindari nanas, sebab pada masa ini embrio sedang dalam kondisi yang sangat lemah. Tapi tetap saja, demi amannya lebih baik ibu hamil berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Tapi untuk kita, yang memang tidak sedang hamil, nanas ini sangat bermanfaat lho. Selain kaya vitamin C, nanas juga bisa menurunkan tekanan darah serta meredakan gejala flu karena bisa berfungsi sebagai pengencer dahak.


Disarikan dari sumber-sumber yang bisa dipertanggungjawabkan:
– https://www.nlm.nih.gov/medlineplus/druginfo/natural/895.html
– http://www.worldhealth.net/news/bromelain_pineapple_enzyme/
– http://www.livestrong.com/article/307699-bromelain-fertility/

Related Post

#TanyaSains: Apakah Berbahaya Keringat yang Berlebih? Ketika keringat berlebih muncul di area tangan, kaki, dan ketiak kondisi in...
Masih Muda kok Rambutnya Sudah Putih, Sih? Zat yang bertanggung jawab untuk membuat rambut kita (orang Asia) berwarna ...
Mengapa Badan Kita Menggigil Saat Kedinginan? Pada saat kedinginan akibat kehujanan atau kena udara malam tubuh kita meng...
Hal-Hal yang Harus Kamu Ketahui Seputar Virus Zika Artikel ini membahas seputar virus Zika. Penyebab mengapa virus ini begitu ...
Obat Tradisional, Dari Jamu sampai Fitofarmaka Obat tradisional, oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dibagi lagi m...
Cewek ini Meninggal Karena Kena Flu Kematian Carly dilaporkan sebagai kasus kematian ke-5 yang terjadi di negar...
Apakah Rambut Bisa Tumbuh Terus Hingga Tak Terbatas? Kalau kita tidak memotong rambut selama puluhan tahun, apakah rambut kita b...