Mengapa Ketiak Mengeluarkan Bau tidak Sedap?

Iiihhh... Bau...!
Iiihhh… Bau…!

Sains.Me – Kalian pasti pernah kan merasa sangat terganggu karena orang di sebelah kalian mengeluarkan bau badan yang menyengat dan tidak enak? Sebenarnya mengapa sih keringat bisa berbau tidak sedap seperti itu?

Kelenjar keringat manusia ada dua jenis, yaitu ekrin dan apokrin. Ekrin adalah kelenjar yang terbuka di permukaan kulit. Sedangkan apokrin adalah kelenjar yang ditemukan di bagian kulit yang ditumbuhi rambut, seperti kepala dan ketiak. Keringat yang dikeluarkan kedua kelenjar ini pun memiliki kandungan zat yang agak berbeda.

Kelenjar ekrin mengeluarkan keringat yang sebagian besar berupa air dan garam. Sedangkan apokrin memproduksi keringat dengan kandungan lemak, protein dan karbohidrat. Dan biang kerok dari bau badan yang tidak sedap adalah bakteri yang ada di permukaan kulit kita. Bakteri-bakteri ini yang mengurai keringat yang diproduksi apokrin dan merubahnya menjadi asam. Asam inilah yang kemudian menguap dan menghasilkan bau yang tidak enak.

Secara garis besar ada dua jenis asam yang menghasilkan bau badan:

Bakteri Propionibacterium, salah satu biang bau badan (Sumber: Wikipedia)
Bakteri Propionibacterium, salah satu biang bau badan (Sumber: Wikipedia)

1. Asam propionat atau asam propanoat. Asam ini menghasilkan bau mirip asam cuka dan merupakan hasil penguraian bakteri bernama propionibacteria yang hanya ditemui pada manusia remaja dan dewasa.

2. Asam isovalerik. Asam ini dihasilkan oleh bakteri yang bernama staphylococcus epidermidis, dan menghasilkan bau seperti keju.

Lantas bagaimana mengatasi bau badan? Yang paling penting adalah dengan selalu menjaga kebersihan badan dan pakaian yang kamu kenakan. Jagalah kulit agar tetap kering dengan memilih bahan pakaian yang sesuai dan menyerap keringat, seperti kain katun. Seperti yang kita ketahui, kulit yang lembab akan mengundang lebih banyak bakteri. Namun apabila bau badan sudah terasa sangat mengganggu dan sulit diatasi, kamu harus segera mengunjungi dokter untuk berkonsultasi. (ak)

Related Post

Kenali SPF sebelum Memakai Sunblock Pada artikel sebelumnya kita telah mengenali macam-macam sinar UV dan bahay...
#TanyaSains: Mengapa Gatal tidak Boleh Digaruk, ya? Dear SainsMe, Aku mau tanya nih.. Kenapa sih kalau kulit gatal, Ibu selalu ...
Begini Cara Sabun Mengangkat Kotoran Sabun sering kamu gunakan untuk membersihkan berbagai benda. Mulai dari pak...
Apa yang Seharusnya Dilakukan Ketika Badan Demam? Demam pada dasarnya bersifat baik, karena merupakan mekanisme alamiah tubuh...
Cerdas Konsumsi Vitamin C Vitamin C atau asam askorbat merupakan antioksidan terkuat sehingga mampu m...
Gigi Geraham Bungsu, Si Biang Kerok Sakit Gigi Biasanya gigi geraham bungsu tumbuh disertai rasa sakit yang sangat menggan...
Freckles, Bercak Cokelat Pada Wajah Terkadang kita melihat wajah orang yang memiliki bintik-bintik coklat kehit...