Mengintip Proses Terbentuknya Mutiara

tiram kerang mutiara
[Ilustrasi] – Bagaimana ya proses terbentuknya mutiara? (Gambar: freeimages.com)
SainsMe – Jenis bahan perhiasan yang satu ini tegolong unik. Dia tidak didapat dengan cara ditambang dan tidak pula memerlukan proses pemolesan dan pembentukan yang rumit. Sebab memang dari sono-nya materi yang satu ini sudah sangat indah. Ya, itulah si cantik mutiara.

Tahukah kalian, bahwa sebenarnya mutiara yang berharga itu bersumber dari material “nyasar” yang kebetulan masuk ke dalam tubuh kerang? Bagaimana bisa ya? Yuk simak penjelasannya berikut ini!

Di artikel sebelumnya, kita sudah belajar mengenai bagian-bagian tubuh kerang dan bagaimana mereka mencari makan. Kita ulang sedikit ya, jadi kerang adalah termasuk jenis moluska, jadi tubuhnya yang sangat lembut dan lunak harus dilindungi cangkang yang keras.

Cangkang ini dihasilkan oleh salah satu organ yang dinamakan mantel (mantle). Letak mantel ini bisa kita perhatikan di tubuh kerang yaitu sebuah lapisan tipis yang terletak di antara cangkang yang keras dengan tubuh bagian dalam yang sangat lembut itu.

Saat kerang mencari makan, dia akan membuka cangkangnya untuk membiarkan makanan utama mereka, plankton, ganggang, dan organisme laut kecil lainnya, masuk ke dalam sistem pencernaan.

Tapi ada kalanya juga beberapa material “tak diundang” seperti parasit atau bahkan serpihan benda kecil yang terbawa masuk ke dalam tubuh si kerang.

Nah material asing yang tidak bisa dimuntahkan lagi dan juga tidak bisa dicerna inilah yang kemudian harus “dibungkus” agar tidak menimbulkan efek buruk bagi kehidupan kerang. Dibungkus dengan apa ya?

Mekanisme alami kerang akan membungkus material asing ini dengan bahan mineral yang sama dengan penyusun cangkangnya yang keras itu.

Selapis demi selapis, hingga lama-kelamaan membentuk material baru berwujud keras yang kita kenal sebagai mutiara.

Mutiara tentu saja tidak bisa ditemukan di semua kerang yang hidup di laut. Bahkan pada jaman dulu, orang harus menangkap sebanyak mungkin kerang dan membuka paksa cangkangnya satu demi satu hanya untuk menemukan satu butir mutiara. Wow, kasian ya kerang-kerang itu. Itulah mengapa mutiara yang berasal dari laut dan alamiah sangat mahal harganya.

Tunggu dulu, jika ada yang alamiah, apakah ada mutiara yang tidak alamiah?

Sebenarnya, ada cara yang belakangan ini dipakai oleh petani kerang atau tiram mutiara untuk memperoleh mutiara dengan jumlah banyak.

Yakni dengan membuka cangkang kerang, dan dengan sengaja merobek sedikit bagian mantel kerang agar material asing bisa masuk ke dalam tubuh kerang sebanyak mungkin.

Jika kita melihat mutiara pada umumnya berbentuk bulat sempurna dan indah, sebetulnya tidak semua mutiara berbentuk beraturan seperti itu. Kebanyakan mutiara berbentuk tidak beraturan, dari yang oval, berkelok-kelok dan bentuk lainnya.

Dari segi warna juga tidak semua mutiara berwarna putih berkilau seperti yang sering kita lihat lho. Ada juga beberapa jenis mutiara berwarna abu-abu, biru bahkan hijau.

Sedangkan mutiara yang paling banyak diburu, yakni jenis mutiara hitam atau black pearl hanya bisa dijumpai di perairan Pasifik bagian selatan, dan tidak ditemukan di tempat lain.

Related Post

Mengapa Kucing Menoleh saat dipanggil “Pus”... Kucing yang sebenarnya tak bernama itu mampu mengerti dan menoleh saat kita...
Anjing Basenji, Anjing yang tak bisa Menggonggong Ada anjing yang tidak bisa menggonggong, yaitu Anjing Basenji. Lalu bagaima...
Menyimak Aktivitas Kehidupan Kerang Penasaran gak sih bagaimana kehidupan hewan yang satu ini? Bagaimana cara m...
Inilah Alasan Bakau bisa Hidup di Air Asin Faktanya, air asin bisa membahayakan kehidupan tumbuhan. Kadar garam yang t...
Uniknya Cara Berkembang Biak Penguin Penguin merupakan salah satu hewan dari famili aves atau burung. Seperti la...
Benarkah Kura-Kura Bisa Hidup Hingga Ratusan Tahun? Apakah benar mitos yang bilang bahwa kura-kura bisa hidup hingga ratusan ta...
Garam, Mematikan untuk Siput tapi tidak untuk Ular! Mengapa ya siput bisa mati saat ditaburi garam? Ternyata hal ini berkaitan ...