Rahasia di Balik Setiap Video yang Kita Lihat

Frame per second
Tahukah kamu, video yang kita lihat sebetulnya tersusun atas banyak sekali “foto” yang ditampilkan sangat cepat. (Gambar: dailymail.co.uk)

SainsMe – Saat ini kita tentu sudah akrab dengan berbagai bentuk video. Mulai dari film atau acara TV yang kita lihat sehari-hari sampai dengan dokumentasi berbagai acara yang kita ikuti. Tapi, pernahkah kamu penasaran dengan apa yang ada di balik sebuah video? Bagaimana sih sampai kita bisa merekam dan memutar ulang suatu kejadian dalam jangka waktu tertentu seperti itu?

Asal tahu saja, sebenarnya saat melihat sebuah video, kamu sedang “dibohongi”. Kok bisa? Ya, karena sesungguhnya video yang kamu lihat hanyalah serangkaian gambar yang ditayangkan secara bergantian dan sangat cepat. Kamera yang digunakan untuk merekam video sebenarnya hanya mengambil gambar dalam jumlah banyak dalam rentang waktu tertentu. Gambar tersebut kemudian disusun agar ditayangkan secara cepat dan berurutan sehingga membentuk video. Mungkin kamu pernah dengar istilah fps (frame per second)? Istilah itu menunjukkan banyaknya gambar yang dimainkan dalam sebuah video selama satu detik. Mata kita akan melihat sebuah video yang ‘seolah-olah’ halus dan tidak patah-patah jika fps-nya lebih dari 15, atau dengan kata lain ada lebih dari 15 gambar yang dimainkan per detiknya. Semakin tinggi fps-nya, video yang kita lihat akan semakin halus. Kebanyakan video yang kita lihat di TV maupun berbagai film memiliki 25-30 fps.

Zaman dahulu, video ini direkam di atas film seluloid. Pada film seluloid ini akan sangat terlihat jelas bahwa video itu hanya berupa gambar-gambar yang dimainkan secara cepat. Ya, kamu akan melihat ratusan bahkan mungkin ribuan frame gambar pada film seluloid tersebut. Setelah dimainkan dengan alat pemutarnya, barulah kamu akan melihat gambar tersebut seolah-olah bergerak. Sekarang, video banyak yang disimpan dalam bentuk digital dengan berbagai format. Kebanyakan format tersebut berlaku sebagai ‘kontainer’ untuk menampung dan mengatur banyak frame gambar yang akan dimainkan dan juga suara jika ada.

Related Post

Ini Dia Perbedaan Sistem GSM dan CDMA CDMA sekarang mulai marak digunakan di Indonesia, menyusul sistem GSM yang ...
Yuk, Bersiap Menyambut Era TV Digital! Nantinya, sistem TV yang saat ini kebanyakan masih menggunakan TV analog ak...
Mengapa Kunang-Kunang Bisa Mengeluarkan Cahaya? Pernah lihat kunang-kunang kan? Ya, serangga ini memang terkenal memiliki k...
Inilah Alasan Bakau bisa Hidup di Air Asin Faktanya, air asin bisa membahayakan kehidupan tumbuhan. Kadar garam yang t...
Inilah Waktu Terbaik untuk Mengisi Bahan Bakar Membeli bahan bakar kendaraan yang berupa bensin atau solar dengan berbagai...
Menguak Warna-Warni Nyala Api Jika kita menggunakan kompor gas, biasanya api yang muncul berwarna biru. N...
Freckles, Bercak Cokelat Pada Wajah Terkadang kita melihat wajah orang yang memiliki bintik-bintik coklat kehit...