#TanyaSains: Mengapa Cabai Bikin Kulit Panas?

SainsMe, mengapa cabai bisa menimbulkan rasa panas di kulit?

Thio Tilameo ~ @thiotilameo

cabai merah
Mengapa ya cabai membuat kulit terasa terbakar? (Gambar: Pixabay.com)

SainsMe – Thio yang baik, munculnya sensasi panas seperti terbakar pada kulit setelah bersinggungan dengan cabai disebabkan oleh zat bernama Capsaicin.

Pernah disinggung pada artikel terdahulu, Capsaicin ini terdapat pada bagian dalam cabai, terutama pada bagian bijinya.

Nah, saat Capsaicin bersinggungan dengan kulit, dia akan merangsang hormon yang bernama endorphine (endorfin) yang akan berusaha mengeblok sensasi panas tersebut.

Di saat bersamaan, Capsaicin juga merangsang saraf pada kulit yang sebetulnya tugasnya adalah merespon panas tinggi. Saraf ini mengirimkan sinyal ke otak bahwa area kulit tertentu sedang terbakar. Tapi tentu saja ini hanyalah tipuan saraf saja. Padahal sebetulnya kulit kita baik-baik saja.

Nah, untungnya, tingkat sensitifitas saraf manusia berbeda-beda, sehingga ada orang yang sangat sensitif dengan Capsaicin, ada juga yang kebal. Jadi sama seperti kekuatan kita makan makanan pedas. Ada yang sangat kuat makan pedas, tapi ada juga yang baru terkena cabai sedikit saja langsung memerah wajahnya.

Bagaimana mengatasi sensasi terbakar di kulit?

Capsaicin akan berakibat hampir sama saat dimakan ataupun saat terkena kulit. Cara mengatasinya pun hampir sama. Sekali lagi, minum air putih dingin bukan merupakan cara yang efektif ya.

Capsaicin ini bentuknya minyak, jadi dia akan larut pada zat-zat berikut ini:

1. Minyak

Beberapa jenis minyak, seperti Olive Oil atau minyak zaitun bisa digunakan untuk menetralisir sensasi yang ditimbulkan oleh Capsaicin ini.

2. Sabun cuci piring

Berbeda dengan sabun cuci tangan atau sabun mandi, sabun cuci piring pada umumnya memiliki formula untuk melarutkan minyak dan lemak dengan lebih kuat. Ingat, Capsaicin ini bentuknya adalah minyak.

3. Alcohol

Saat terkena sensasi terbakar di kulit, bisa coba disiram dengan alkohol, sebab alkohol akan menetralisir Capsaicin.

4. Susu murni atau yogurt

Kedua bahan ini juga mengandung minyak dan lemak, sehingga bisa digunakan untuk menetralisir rasa terbakar di kulit, maupun di mulut.

5. Baking soda pasta

Bagi yang suka membuat kue, coba lihat di dapur, siapa tahu ada baking soda yang berbentuk pasta. Karena baking soda ini juga sangat ampuh dalam mengusir efek panas si zat Capsaicin.

Nah, jadi begitu Thio, semoga membantu ya!

Related Post

Mengenal Blister, Luka Melepuh Pada Kulit Kamu mungkin pernah mengalami kondisi di mana kulitmu melepuh. Bukan hanya ...
#TanyaSains: Mengapa Kucing Suka Menjilati Tubuhnya Sen... SainsMe, Kenapa sih kucing suka menjilat-jilat tubuhnya? Dan juga apa sebab...
Apa yang Menyebabkan Kita Bersin? Haaatcii! Wah, bersin-bersin deh. Mungkin sedang terjangkit flu! Mengapa ya...
#TanyaSains: Mengapa Semut Doyan yang Manis-Manis? Mau tanya dong, mengapa ya binatang semut suka sekali dengan yang manis-man...
#TanyaSains: Sering Mengangkat Beban Berat Bisa Pengaru... Pertanyaan dari pembaca SainsMe: apakah mengangkat beban berat bisa mempeng...
#TanyaSains: Mengapa Kepala Berketombe, dan Bagaimana M... Ketombe adalah hasil dari pengelupasan sel-sel kulit mati di kepala. Proses...
Masih Muda kok Rambutnya Sudah Putih, Sih? Zat yang bertanggung jawab untuk membuat rambut kita (orang Asia) berwarna ...